Sejarah Gedung Juang 45, Saksi Bisu Perjuangan Bekasi

Ghina Zahira - BekasiNews
Bekasi, 28 Oktober 2023 

Ornamen VOC di Museum Bekasi (28/10/2023) 

BEKASI - Bukan tanpa alasan Bekasi dijuluki Kota Patriot. Sejumlah peninggalan yang menandakan bentuk perlawanan rakyat terhadap penjajahan ada di Bekasi, salah satunya Gedung Juang 45.

Sebuah bangunan yang dikenal sebagai Landhuis Tamboen, awalnya didirikan pada awal abad ke-20 oleh keluarga Khouw van Tamboen. Proyek pembangunan berlangsung dalam dua fase, dimulai dari tahun 1906 hingga 1910. Setelah penjajah Belanda dikeluarkan dari Bekasi, Landhuis Tamboen berpindah tangan ke tangan seorang tuan tanah keturunan Tionghoa bernama Kouw Oen Huy hingga tahun 1942. Di bawah tekanan berkelanjutan dari Tentara Republik Indonesia (TNI), gedung tersebut akhirnya dimanfaatkan sebagai basis pertahanan Bekasi-Jakarta dan menjadi markas pasukan Republik Indonesia di wilayah Tambun dan Cibarusah.

Gedung Juang 45 yang kini telah direnovasi menjadi Museum Bekasi dan memiliki banyak daya tarik. Salah satunya adalah berbagai ornamen asli yang masih ada di gedung ini. Banyak ruang di dalamnya yang menampilkan koleksi foto sejarah Bekasi, mulai dari zaman sebelum penjajahan hingga masa kemerdekaan. Museum ini juga memiliki ruang digital yang menjelaskan sejarah gedung dan perannya selama bertahun-tahun. Selain itu, terdapat informasi sejarah tentang Kerajaan Tarumanegara yang pernah berada di Bekasi. Terdapat pula ruang tiga dimensi di mana pengunjung dapat menonton video mengenai perjuangan rakyat Bekasi melawan penjajahan. Serta ada berbagai permainan edukasi sejarah berbentuk tiga dimensi.

Hingga saat ini, Gedung Juang 45 telah diubah menjadi Museum Bekasi dan menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang populer, baik bagi warga Bekasi maupun wisatawan dari luar kota.

    


 

Komentar

Postingan Populer